<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>P645uz's Weblog</title>
	<atom:link href="http://p645uz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://p645uz.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Nov 2008 00:57:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='p645uz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>P645uz's Weblog</title>
		<link>http://p645uz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://p645uz.wordpress.com/osd.xml" title="P645uz&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://p645uz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hello World!!!</title>
		<link>http://p645uz.wordpress.com/2008/11/17/hello-world/</link>
		<comments>http://p645uz.wordpress.com/2008/11/17/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 00:57:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p645uz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p645uz.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Lidah Bunglon Lebih Cepat daripada Pesawat Jet Tempur HARUN YAHYA Kirim artikel ini Buku-buku teks zologi menjelaskan bahwa lidah balistik bunglon diperkuat oleh seutas otot pemercepat (akselerator). Otot ini memanjang ketika menekan ke bawah pada tulang lidah, yang berupa tulang rawan kaku di tengah lidah, yang membungkusnya. Akan tetapi, dalam sebuah penelitian yang telah disetujui [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p645uz.wordpress.com&amp;blog=4618476&amp;post=23&amp;subd=p645uz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Lidah Bunglon Lebih Cepat<br />
daripada Pesawat Jet Tempur</strong></span></span></h2>
<p class="isim"><span class="basharf"><br />
H</span>ARUN                                    <span class="basharf">Y</span>AHYA</p>
<table class="hygbold" style="height:47px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="20%" align="center">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" height="3">
<hr /></td>
</tr>
<tr>
<td width="32%" height="14">
<div><img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images/email.gif" alt="" width="17" height="13" /></div>
</td>
<td width="68%" height="14"><a class="articlelink" href="openwindow('../toafriend.php?source=/indo/artikel/087.htm')">Kirim artikel ini </a></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" height="22">
<hr /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="hyg"><span style="font-size:9pt;font-family:Arial;color:black;" lang="IN">Buku-buku teks zologi menjelaskan bahwa lidah balistik bunglon diperkuat oleh seutas otot pemercepat (akselerator).  Otot ini memanjang ketika menekan ke bawah pada tulang lidah, yang berupa tulang rawan kaku di tengah lidah, yang membungkusnya.  Akan tetapi, dalam sebuah penelitian yang telah disetujui untuk diterbitkan oleh majalah ilmiah <em>Proceedings of the Royal Society of London (Series B)</em>, dua ahli morfologi yang memelajari kebiasaan makan bunglon menemukan unsur-unsur lain yang terkait dengan gerakan cepat lidah binatang ini. <a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/087.htm#dipnot">(1)</a></span></p>
<p class="hyg"><span style="color:black;"> Kedua peneliti Belanda ini, Jurriaan de Groot dari Universitas Leiden, dan Johan van Leeuwen dari Universitas Wageningen, mengambil film-film sinar X berkecepatan tinggi, yakni 500 bingkai per detik, dalam rangka menyelidiki bagaimana lidah bunglon bekerja ketika menangkap mangsa.  Film-film ini menunjukkan bahwa ujung lidah bunglon mengalami percepatan 50 g (g = konstanta gravitasi).  <strong> Percepatan ini </strong></span><strong> <span style="color:black;">lima kali lebih besar daripada yang dapat dicapai oleh sebuah jet tempur.</span></strong></p>
<p><span style="color:black;">Para peneliti ini membedah jaringan lidah dan menemukan bahwa otot pemercepat sama sekali tidak cukup kuat untuk menghasilkan gaya yang diperlukan ini sendirian.  Dengan meneliti lidah bunglon, mereka menemukan keberadaan sedikitnya 10 bungkus licin, yang hingga saat itu belum diketahui, di antara otot pemercepat dan tulang lidah.  Bungkus-bungkus ini, yang melekat ke tulang lidah di ujungnya yang terdekat dengan mulut, teramati mengandung serat-serat protein berajutan spiral.  Serat-serat ini memadat dan berubah bentuk ketika otot pemercepat mengerut dan menyimpan tenaga bagaikan seutas pita karet yang tertekan.  Ketika mencapai ujung bulat tulang lidah, bungkus-bungkus yang ketat dan memanjang ini secara bersamaan menggelincir dan mengerut dengan kekuatan dan melontarkan lidah.  Secepat serat-serat ini menggelincir dari tulang lidah, bungkus-bungkus saling memisahkan diri bagaikan tabung-tabung sebuah teleskop, dan karena itu lidah mencapai jangkauan terjauhnya.  Van Leeuwen berkata, “ini adalah ketapel teleskopis.”<span> </span></span></p>
<p class="hyg"><span lang="IN">Ketapel ini memiliki ciri lain yang amat menyolok.  Ujung lidah mengambil bentuk hampa pada saat menghantam mangsa.  Ketika terlontar, lidah ini dapat menjulur sejauh enam kali panjangnya ketika istirahat di dalam mulut, dan dua kali panjang tubuhnya sendiri.</span></p>
<p class="hyg">Jelaslah bahwa bungkus-bungkus yang saling terhubung pada lidah bunglon ini tidak pernah dapat dijelaskan menurut evolusi.  Dalam wacana itu, mari kita ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">1.  Bagaimanakah masing-masing bungkus ini berevolusi ke tempatnya yang benar?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">2.  Bagaimanakah lidah tumbuh sedemikian panjang?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">3.  Bagaimanakah otot pemercepat muncul?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">4.  Bagaimanakah bungkus-bungkus menyelaraskan gerak-geriknya sehingga membuat lidah mencapai panjang maksimumnya?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">5.  Bagaimanakah bungkus-bungkus menumbuhkan kemampuan untuk “memanjangkan diri bak tabung-tabung teleskop”?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">6.  Bagaimanakah binatang tersebut menyatukan semua bagian ini setelah “meluncurkan” lidah?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">7.  Jika lidah ini diperoleh sebagai sifat menguntungkan akibat proses evolusi, lalu mengapa sifat unggul ini tidak berkembang pada binatang-binatang lain dan mengapa binatang-binatang lain tidak memiliki cara berburu yang sama?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:0;margin-bottom:0;">8.  Bagaimanakah bunglon (atau binatang yang dianggap moyang peralihannya) dapat bertahan hidup ketika semua sistem yang rumit ini diduga pelan-pelan berevolusi? <a href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/087.htm#dipnot">(2)</a></p>
<p class="hyg"><img src="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/bukalemundili.jpg" alt="" hspace="8" vspace="8" width="330" height="89" align="left" /><span lang="IN">Seorang evolusionis tidak akan memiliki jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan ini.  Gambar di sebelah kiri, sebuah lukisan yang mewakili penampang melintang lidah bunglon, menyingkapkan bahwa sistem sempurna ini bergantung pada penciptaan yang amat khusus.  Kelompok-kelompok otot dengan sifat-sifat yang berbeda secara tanpa cela melontarkan lidah, memercepatnya, menyebabkan lidah mengambil bentuk isap ketika menghantam mangsanya dan lalu cepat-cepat menariknya.  Kelompok-kelompok otot ini sama sekali tidak saling menghalangi fungsi masing-masing, namun bekerja dengan cara yang terselaraskan dalam menghantam mangsa dan menarik lidah kembali ke mulut dalam waktu kurang dari sedetik.   Tambahan lagi, berkat kerjasama antara sistem penglihatan dan otak, kedudukan mangsa diukur dan perintah bagi lidah balistik untuk “menembak!” diberikan oleh syaraf yang mengirimkan isyarat di dalam otak.</span></p>
<p class="hyg"><span lang="IN">Sudah pasti, bunglon tidak dapat memikirkan dan merancang sendiri rancangan yang demikian rumit itu.  Penciptaan ini menyingkapkan keberadaan Allah, Sang Mahatahu dan Mahakuasa.  Tidak ada keraguan bahwa Allahlah, Yang Mahakuasa, Mahatahu, dan Mahabijaksana, Yang menciptakan bunglon.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p645uz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p645uz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p645uz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p645uz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p645uz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p645uz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p645uz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p645uz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p645uz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p645uz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p645uz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p645uz.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p645uz.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p645uz.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p645uz.wordpress.com&amp;blog=4618476&amp;post=23&amp;subd=p645uz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p645uz.wordpress.com/2008/11/17/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/98d3e76981b1ce5abb5806b272c5faef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p645uz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images/email.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/bukalemundili.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Helloo World!!!</title>
		<link>http://p645uz.wordpress.com/2008/11/15/helloo-world-2/</link>
		<comments>http://p645uz.wordpress.com/2008/11/15/helloo-world-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 05:16:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p645uz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p645uz.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[LUBANG HITAM HARUN YAHYA Kirim artikel ini Abad ke-20 menyaksikan banyak sekali penemuan baru tentang peristiwa alam di ruang angkasa. Salah satunya, yang belum lama ditemukan, adalah Black Hole [Lubang Hitam]. Ini terbentuk ketika sebuah bintang yang telah menghabiskan seluruh bahan bakarnya ambruk hancur ke dalam dirinya sendiri, dan akhirnya berubah menjadi sebuah lubang hitam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p645uz.wordpress.com&amp;blog=4618476&amp;post=9&amp;subd=p645uz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table style="height:150px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="2" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td height="93">
<div class="baslik">
<h2 style="margin-top:0;margin-bottom:0;text-align:center;"><span lang="IN"><strong><span style="color:#ff00ff;"><span style="text-decoration:underline;">LUBANG HITAM</span></span></strong></span></h2>
<p class="isim"><span class="basharf"><br />
H</span>ARUN <span class="basharf">Y</span>AHYA</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table class="hygbold" style="height:47px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="20%" align="center">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" height="3">
<hr /></td>
</tr>
<tr>
<td width="32%" height="14">
<div><img src="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images/email.gif" alt="" width="17" height="13" /></div>
</td>
<td width="68%" height="14"><a class="articlelink" href="openwindow('../toafriend.php?source=/indo/artikel/069.htm')">Kirim artikel ini </a></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" height="22">
<hr /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table style="height:123px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td class="hyg">Abad ke-20 menyaksikan banyak sekali penemuan baru tentang peristiwa alam di ruang angkasa. Salah satunya, yang belum lama ditemukan, adalah <em>Black Hole </em>[Lubang Hitam]. Ini terbentuk ketika sebuah bintang yang telah menghabiskan seluruh bahan bakarnya ambruk hancur ke dalam dirinya sendiri, dan akhirnya berubah menjadi sebuah lubang hitam dengan kerapatan tak hingga dan volume nol serta medan magnet yang amat kuat. Kita tidak mampu melihat lubang hitam dengan teropong terkuat sekalipun, sebab tarikan gravitasi lubang hitam tersebut sedemikian kuatnya sehingga cahaya tidak mampu melepaskan diri darinya. Namun, bintang yang runtuh seperti itu dapat diketahui dari dampak yang ditimbulkannya di wilayah sekelilingnya. Di surat Al Waaqi&#8217;ah, Allah mengarahkan perhatian pada masalah ini sebagaimana berikut, dengan bersumpah atas letak bintang-bintang:</p>
<p class="AyetBoldAlnti">Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui. (QS. Al Waaqi&#8217;ah, 56: 75-76)</p>
<p align="center"><img src="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/black_holes.jpg" alt="" width="408" height="188" /></p>
<p>Istilah &#8220;lubang hitam&#8221; pertama kali digunakan tahun 1969 oleh fisikawan Amerika John Wheeler. Awalnya, kita beranggapan bahwa kita dapat melihat semua bintang. Akan tetapi, belakangan diketahui bahwa ada bintang-bintang di ruang angkasa yang cahayanya tidak dapat kita lihat. Sebab, cahaya bintang-bintang yang runtuh ini lenyap. Cahaya tidak dapat meloloskan diri dari sebuah lubang hitam disebabkan lubang ini merupakan massa berkerapatan tinggi di dalam sebuah ruang yang kecil. Gravitasi raksasanya bahkan mampu menangkap partikel-partikel tercepat, seperti foton [partikel cahaya]. Misalnya, tahap akhir dari sebuah bintang biasa, yang berukuran tiga kali massa Matahari, berakhir setelah nyala apinya padam dan mengalami keruntuhannya sebagai sebuah lubang hitam bergaris tengah hanya 20 kilometer (12,5 mil)! Lubang hitam berwarna &#8220;hitam&#8221;, yang berarti tertutup dari pengamatan langsung. Namun demikian, keberadaan lubang hitam ini diketahui secara tidak langsung, melalui daya hisap raksasa gaya gravitasinya terhadap benda-benda langit lainnya. Selain gambaran tentang Hari Perhitungan, ayat di bawah ini mungkin juga merujuk pada penemuan ilmiah tentang lubang hitam ini:</p>
<p class="AyetBoldAlnti">Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan (QS. Al Mursalaat, 77: 8)</p>
<p>Selain itu, bintang-bintang bermassa besar juga menyebabkan terbentuknya lekukan-lekukan yang dapat ditemukan di ruang angkasa. Namun, lubang hitam tidak hanya menimbulkan lekukan-lekukan di ruang angkasa tapi juga membuat lubang di dalamnya. Itulah mengapa bintang-bintang runtuh ini dikenal sebagai lubang hitam. Kenyataan ini mungkin dipaparkan di dalam ayat tentang bintang-bintang, dan ini adalah satu bahasan penting lain yang menunjukkan bahwa Al Qur&#8217;an adalah firman Allah:</p>
<p class="AyetBoldAlnti">Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3)</p>
<p class="baslik2">PULSAR: BINTANG BERDENYUT</p>
<p class="AyetBoldAlnti">Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3)</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="10" width="100" align="right">
<tbody>
<tr>
<td height="336">
<div>
<p align="center"><img src="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/pulsar.jpg" alt="" width="210" height="250" /><br />
<span class="boxtext">Pulsar adalah sisa-sisa bintang padam yang memancarkan gelombang radio teramat kuat yang menyerupai denyut, dan yang berputar pada sumbunya sendiri dengan sangat cepat. Telah dihitung bahwa terdapat lebih dari 500 pulsar di galaksi Bima Sakti, yang di dalamnya terdapat Bumi kita. </span></p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Kata &#8220;Thaariq,&#8221; nama surat ke-86, berasal dari akar kata &#8220;tharq,&#8221; yang makna dasarnya adalah memukul dengan cukup keras untuk menimbulkan suara, atau menumbuk. Dengan mempertimbangkan arti yang mungkin dari kata tersebut, yakni &#8220;berdenyut/berdetak,&#8221; &#8220;memukul keras,&#8221; perhatian kita mungkin diarahkan oleh ayat ini pada sebuah kenyataan ilmiah penting. Sebelum menelaah keterangan ini, marilah kita lihat kata-kata selainnya yang digunakan dalam ayat ini untuk menggambarkan bintang-bintang ini. Istilah &#8220;ath-thaariqi&#8221; dalam ayat di atas berarti sebuah bintang yang menembus malam, yang menembus kegelapan, yang muncul di malam hari, yang menembus dan bergerak, yang berdenyut/berdetak, yang menumbuk, atau bintang terang. Selain itu, kata &#8220;wa&#8221; mengarahkan perhatian pada benda-benda yang digunakan sebagai sumpah – yakni, langit dan Ath Thaariq.</p>
<p>Melalui penelitian oleh Jocelyn Bell Burnell, di Universitas Cambridge pada tahun 1967, sinyal radio yang terpancar secara teratur ditemukan. Namun, hingga saat itu belumlah diketahui bahwa terdapat benda langit yang berkemungkinan menjadi sumber getaran atau denyut/detak teratur yang agak mirip pada jantung. Akan tetapi, pada tahun 1967, para pakar astronomi menyatakan bahwa, ketika materi menjadi semakin rapat di bagian inti karena perputarannya mengelilingi sumbunya sendiri, medan magnet bintang tersebut juga menjadi semakin kuat, sehingga memunculkan sebuah medan magnet pada kutub-kutubnya sebesar 1 triliun kali lebih kuat daripada yang dimiliki Bumi. Mereka lalu paham bahwa sebuah benda yang berputar sedemikian cepat dan dengan medan magnet yang sedemikian kuat memancarkan berkas-berkas sinar yang terdiri dari gelombang-gelombang radio yang sangat kuat berbentuk kerucut di setiap putarannya. Tak lama kemudian, diketahui juga bahwa sumber sinyal-sinyal ini adalah perputaran cepat dari bintang-bintang neutron. Bintang-bintang neutron yang baru ditemukan ini dikenal sebagai &#8220;pulsar.&#8221; Bintang-bintang ini, yang berubah menjadi pulsar melalui ledakan supernova, tergolong yang memiliki massa terbesar, dan termasuk benda-benda yang paling terang dan yang bergerak paling cepat di ruang angkasa. Sejumlah pulsar berputar 600 kali per detik.<a name="dipnot" href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/069.htm#dipnot"><sup>1</sup></a></p>
<p>Kata &#8220;pulsar&#8221; berasal dari kata kerja <em>to pulse </em>. Menurut kamus <em>American Heritage Dictionary, </em>kata tersebut berarti bergetar, berdenyut. Kamus <em>Encarta Dictionary </em>mengartikannya sebagai berdenyut dengan irama teratur, bergerak atau berdebar dengan irama teratur yang kuat. Lagi menurut <em>Encarta Dictionary, </em>kata &#8221; <em>pulsate </em>&#8220;, yang berasal dari akar yang sama, berarti mengembang dan menyusut dengan denyut teratur yang kuat.</p>
<p>Menyusul penemuan itu, diketahui kemudian bahwa peristiwa alam yang digambarkan dalam Al Qur&#8217;an sebagai &#8220;thaariq,&#8221; yang berdenyut, memiliki kemiripan yang sangat dengan bintang-bintang neutron yang dikenal sebagai pulsar.</p>
<p>Bintang-bintang neutron terbentuk ketika inti dari bintang-bintang maharaksasa runtuh. Materi yang sangat termampatkan dan sangat padat itu, dalam bentuk bulatan yang berputar sangat cepat, menangkap dan memampatkan hampir seluruh bobot bintang dan medan magnetnya. Medan magnet amat kuat yang ditimbulkan oleh bintang-bintang neutron yang berputar sangat cepat ini telah dibuktikan sebagai penyebab terpancarnya gelombang-gelombang radio sangat kuat yang teramati di Bumi.</p>
<p>Di ayat ke-3 surat Ath Thaariq istilah &#8220;an najmu ats tsaaqibu,&#8221; yang berarti yang menembus, yang bergerak, atau yang membuat lubang, mengisyaratkan bahwa Thaariq adalah sebuah bintang terang yang membuat lubang di kegelapan dan bergerak. Makna istilah &#8220;adraaka&#8221; dalam ungkapan &#8220;Tahukah kamu apakah Ath Thaariq itu?&#8221; merujuk pada pemahaman. Pulsar, yang terbentuk melalui pemampatan bintang yang besarnya beberapa kali ukuran Matahari, termasuk benda-benda langit yang sulit untuk dipahami. Pertanyaan pada ayat tersebut menegaskan betapa sulit memahami bintang berdenyut ini. (Wallaahu a&#8217;lam)</p>
<p>Sebagaimana telah dibahas, bintang-bintang yang dijelaskan sebagai Thaariq dalam Al Qur&#8217;an memiliki kemiripan dekat dengan pulsar yang dipaparkan di abad ke-20, dan mungkin mengungkapkan kepada kita tentang satu lagi keajaiban ilmiah Al Qur&#8217;an.</p>
<p class="baslik2">BINTANG SIRIUS (SYI&#8217;RA)</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="10" width="100" align="left">
<tbody>
<tr>
<td height="295">
<div>
<p class="boxtext" align="center"><img src="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/sirius.jpg" alt="" width="250" height="201" /><br />
Bintang Sirius [Syi’ra] muncul di Surat An Najm (yang berarti &#8220;bintang&#8221;). Bintang ganda yang membentuk bintang Sirius ini saling mendekat dengan sumbu kedua bintang itu yang berbentuk busur setiap 49,9 tahun sekali. Peristiwa alam tentang bintang ini diisyaratkan dalam ayat ke-9 dan ke-49 dari Surat An Najm.</p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Ketika pengertian-pengertian tertentu yang disebutkan dalam Al Qur&#8217;an dikaji berdasarkan penemuan-penemuan ilmiah abad ke-21, kita akan mendapati diri kita tercerahkan dengan lebih banyak keajaiban Al Qur&#8217;an. Salah satunya adalah bintang Sirius (Syi&#8217;ra), yang disebut dalam surat An Najm ayat ke-49:</p>
<p class="AyetBoldAlnti">… dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi&#8217;ra (QS. An Najm, 53: 49)</p>
<p>Kenyataan bahwa kata Arab &#8220;syi&#8217;raa,&#8221; yang merupakan padan kata bintang Sirius, muncul hanya di Surat An Najm (yang hanya berarti &#8220;bintang&#8221;) ayat ke-49 secara khusus sangatlah menarik. Sebab, dengan mempertimbangkan ketidakteraturan dalam pergerakan bintang Sirius, yakni bintang paling terang di langit malam hari, sebagai titik awal, para ilmuwan menemukan bahwa ini adalah sebuah bintang ganda. Sirius sesungguhnya adalah sepasang dua bintang, yang dikenal sebagai Sirius A dan Sirius B. Yang lebih besar adalah Sirius A, yang juga lebih dekat ke Bumi dan bintang paling terang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Tapi Sirus B tidak dapat dilihat tanpa teropong.</p>
<p>Bintang ganda Sirius beredar dengan lintasan berbentuk bulat telur mengelilingi satu sama lain. Masa edar Sirius A dan B mengelilingi titik pusat gravitasi mereka yang sama adalah 49,9 tahun. Angka ilmiah ini kini diterima secara bulat oleh jurusan astronomi di universitas Harvard, Ottawa dan Leicester.<a name="dipnot" href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/069.htm#dipnot"><sup>2</sup></a> Keterangan ini dilaporkan dalam berbagai sumber sebagai berikut:</p>
<p>Sirius, bintang yang paling terang, sebenarnya adalah bintang kembar… Peredarannya berlangsung selama 49,9 tahun. <a name="dipnot" href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/069.htm#dipnot"><sup>3</sup></a></p>
<p>Sebagaimana diketahui, bintang Sirius-A dan Sirius-B beredar mengelilingi satu sama lain melintasi sebuah busur ganda setiap 49,9 tahun. <a name="dipnot" href="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/069.htm#dipnot"><sup>4</sup></a></p>
<p>Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah garis edar ganda berbentuk busur dari dua bintang tersebut yang mengitari satu sama lain.</p>
<p>Namun, kenyataan ilmiah ini, yang ketelitiannya hanya dapat diketahui di akhir abad ke-20, secara menakjubkan telah diisyaratkan dalam Al Qur&#8217;an 1.400 tahun lalu. Ketika ayat ke-49 dan ke-9 dari surat An Najm dibaca secara bersama, keajaiban ini menjadi nyata:</p>
<p class="AyetBoldAlnti">dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi&#8217;ra (QS. An Najm, 53: 49)</p>
<p class="AyetBoldAlnti">maka jadilah dia dekat dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). (QS. An Najm, 53: 9)</p>
<p>Penjelasan dalam Surat An Najm ayat ke-9 tersebut mungkin pula menggambarkan bagaimana kedua bintang ini saling mendekat dalam peredaran mereka. (Wallaahu a&#8217;lam). Fakta ilmiah ini, yang tak seorang pun dapat memahami di masa pewahyuan Al Qur&#8217;an, sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur&#8217;an adalah firman Allah Yang Mahakuasa.</p>
<hr />
<p class="dipnot"><a name="#dipnot"></a>Daftar pustaka:<br />
1. Double Pulsar Found,&#8221; January 9, 2004; www.atnf.csiro.au/news/press/double_pulsar/<br />
2. Leicester edu dept of Physics &amp; astronomy; www.star.le.ac.uk/astrosoc/whatsup/stars.html; University of Ottowa;<br />
    www.site.uottawa.ca:4321/astronomy/index.html#Sirius; Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics;<br />
    http://cfa-www.harvard.edu/~hrs/ay45/Fall2002/ChapterIVPart2.pdf<br />
3. &#8220;Exposes Astronomiques, La troisième loi de KEPLER;&#8221; http://www.astrosurf.com/eratosthene/HTML/exposetheoastro.htm<br />
4. http://www.dharma.com.tr/dkm/article.php?sid=87</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p645uz.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p645uz.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p645uz.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p645uz.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p645uz.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p645uz.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p645uz.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p645uz.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p645uz.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p645uz.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p645uz.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p645uz.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p645uz.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p645uz.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p645uz.wordpress.com&amp;blog=4618476&amp;post=9&amp;subd=p645uz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p645uz.wordpress.com/2008/11/15/helloo-world-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/98d3e76981b1ce5abb5806b272c5faef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p645uz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/buku/images/email.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/black_holes.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/pulsar.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/sirius.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Helloo World!!!</title>
		<link>http://p645uz.wordpress.com/2008/11/15/helloo-world/</link>
		<comments>http://p645uz.wordpress.com/2008/11/15/helloo-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 05:13:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>p645uz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://p645uz.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa Semut tidak Dimangsa Si Kantong Semar? HARUN YAHYA   Di dalam kantung tumbuhan “kantong-semar“ Nepenthes bicalcarata yang hidup di sebelah India Timur, hiduplah koloni semut. Tumbuhan ini bentuknya seperti teko dan memangsa serangga yang menghinggapinya. Meskipun demikian, semut bebas bergerak dan mengambil sisa-sisa serangga dan bahan makanan lainnya dari tumbuhan ini. Kerja sama ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p645uz.wordpress.com&amp;blog=4618476&amp;post=6&amp;subd=p645uz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table style="height:150px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="2" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td height="93">
<h2 class="baslik">
<h1 style="margin-top:0;margin-bottom:0;text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;"><span style="text-decoration:underline;">Mengapa Semut tidak Dimangsa Si Kantong Semar?</span></span></strong></h1>
<p class="isim"><span class="basharf"><br />
H</span>ARUN <span class="basharf">Y</span>AHYA</h2>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p> </p>
<table style="height:123px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td class="hyg">
<p class="hyg">
<table border="0" cellpadding="5" width="210" align="right">
<tbody>
<tr>
<td>
<div><img src="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/kantongsemar3.jpg" alt="" /></div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Di dalam kantung tumbuhan “kantong-semar“ <em>Nepenthes bicalcarata</em> yang hidup di sebelah India Timur, hiduplah koloni semut. Tumbuhan ini bentuknya seperti teko dan memangsa serangga yang menghinggapinya. Meskipun demikian, semut bebas bergerak dan mengambil sisa-sisa serangga dan bahan makanan lainnya dari tumbuhan ini.</p>
<p class="hyg">Kerja sama ini menguntungkan kedua belah pihak, semut dan tumbuhan. Meski semut mungkin saja dimakan <em>Nepenthes</em>, mereka dapat membangun sarang pada tumbuhan ini. Sang tumbuhan juga menyisakan jaringan tertentu dan sisa-sisa serangga untuk semut. Dan sebagai balasannya, semut melindungi tumbuhan dari musuhnya.</p>
<p class="hyg">Begitulah contoh hubungan kehidupan antara tumbuhan dan semut. Bentuk anatomi dan fisiologi semut dan tumbuhan inangnya telah dirancang sedemikian rupa untuk memudahkan hubungan timbal balik antara keduanya. Meskipun para pembela teori evolusi menyatakan bahwa hubungan antarjenis makhluk hidup ini berkembang secara berangsur-angsur selama jutaan tahun, tetapi tentu saja pernyataan yang mengatakan bahwa dua makhluk yang tidak memiliki kecerdasan ini dapat sepakat merencanakan suatu sistem yang menguntungkan kedua belah pihak tidaklah masuk akal. Lalu, apa yang menyebabkan semut hidup pada tumbuhan?</p>
<p class="hyg">Semut cenderung tinggal pada tumbuhan karena adanya cairan bernama &#8220;nektar tersisa&#8221; yang dikeluarkan tumbuhan. Cairan nektar ini merupakan daya tarik bagi semut untuk mendatangi tumbuhan. Banyak spesies tumbuhan yang terbukti mengeluarkan cairan ini pada waktu-waktu tertentu. Misalnya, pohon ceri hitam menghasilkan cairan ini hanya tiga minggu dalam setahun. Tentu pengeluaran cairan pada waktu ini bukan kebetulan karena waktu tiga minggu ini bertepatan dengan satu-satunya waktu sejenis ulat menyerang pohon ceri hitam. Semut yang tertarik pada nektar dapat membunuh ulat ini serta melindungi tumbuhan.</p>
<p class="hyg">
<table border="0" cellspacing="4" cellpadding="4" width="176" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><img src="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/kantongsemar1.jpg" alt="" width="168" height="160" /></td>
</tr>
<tr>
<td>
<div><span class="boxtext">Pada gambar, kita dapat melihat tumbuhan kantong semar sebagai “perangkap serangga”. Namun, serangga-serangga tertentu lolos dari jebakan tumbuhan kantong semar. Misalnya, semut dapat hidup berdampingan dengan kantong semar. Secara ajaib, tumbuhan ini tidak mempedulikan keberadaan semut.</span></div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Hanya dengan menggunakan akal sehat, kita dapat melihat bahwa hal ini adalah bukti hasil penciptaan. Akal sehat tidak mungkin bisa menerima bahwa pohon ini dapat memperhitungkan kapan bahaya akan menyerang lalu memutuskan bahwa cara terbaik untuk melindungi dirinya adalah dengan cara menarik perhatian semut serta mengubah struktur kimianya. Pohon ceri tidak punya otak. Oleh karena itu, ia tidak dapat berpikir, memperhitungkan, maupun mengubah campuran kimianya. Bila kita menganggap bahwa cara cerdas ini adalah sifat yang diperoleh dari suatu kebetulan, yaitu dasar berpikir evolusi, tentu ini tidaklah masuk akal. Jelas sekali bahwa pohon ini telah melakukan sesuatu yang didasarkan pada kecerdasan dan ilmu pengetahuan.</p>
<p class="hyg">Oleh karena itu, satu-satunya kesimpulan yang dapat kita tarik adalah bahwa sifat tumbuhan ini telah terbentuk karena adanya sebuah Kehendak yang telah menciptakannya. Bila kita merujuk pada segala bentuk pengaturan yang dibuat-Nya, jelas sekali bahwa Dia tidak hanya berkuasa atas pohon, tetapi juga atas semut dan ulat. Jika penelitian dilakukan lebih jauh lagi, tentunya dapat diketahui bahwa Dia berkuasa atas semesta alam dan telah mengatur setiap bagian alam secara terpisah namun serasi dan selaras, sehingga membentuk sebuah rangkaian sempurna yang kita kenal sebagai &#8220;keseimbangan ekologi&#8221;. Bila kita berpikir lebih jauh dan meneliti bidang-bidang lain, seperti geologi dan astronomi, kita akan sampai pada gambaran yang serupa. Ke mana pun kita melangkah, kita akan menyaksikan berjuta sistem yang berfungsi dengan selaras dan teratur sempurna. Semua sistem ini menunjukkan keberadaan Sang Pengatur. Meskipun demikian, tidak satu pun unsur pembentuk alam ini yang mampu berfungsi sebagai Sang Pengatur itu. Oleh karena itu sang pengatur haruslah Dia Yang Maha Tahu dan Mahakuasa atas alam semesta. Al Quran menggambarkan Sang Penguasa sebagai berikut:</p>
<table border="0" cellpadding="5" width="610" align="center">
<tbody>
<tr>
<td>
<div><span class="ayetler">&#8220;Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling Baik. Bertasbih kepadanya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.&#8221;<br />
(QS. Al-Hasyr, 59:24)</span></div>
</td>
<td>
<div><img src="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/kantongsemar2.jpg" alt="" width="176" height="170" /></div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p> </td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/p645uz.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/p645uz.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/p645uz.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/p645uz.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/p645uz.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/p645uz.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/p645uz.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/p645uz.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/p645uz.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/p645uz.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/p645uz.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/p645uz.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/p645uz.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/p645uz.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=p645uz.wordpress.com&amp;blog=4618476&amp;post=6&amp;subd=p645uz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://p645uz.wordpress.com/2008/11/15/helloo-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/98d3e76981b1ce5abb5806b272c5faef?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">p645uz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/kantongsemar3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/kantongsemar1.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.harunyahya.com/indo/artikel/images_artikel/kantongsemar2.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
